Warga Keluhkan Kelangkaan Minyak Tanah, Camat Reo Lakukan Sidak di Sejumlah Pengecer

WaktoeNTT.Net – Mendapat keluhan dari beberapa warga tentang kelangkaan minyak tanah serta melambungnya harga minyak tanah (Mitan) di Kecamatan Reo Kabupaten Manggarai, Camat Reo ,Ahmad Pahu bersama SatpolPP melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa pengecer di kota Reo, pada Senin(14/02).

Camat Reo, Ahmad Pahu melalui Sekcam Reo Theobaldus Junaidin, kepada WaktoeNTT.Net menjelaskan, kelangkaan minyak tanah yang dikeluhkan beberapa warga sudah terjadi cukup lama.

banner 728x90

“Ada kelangkaan minyak tanah yang dikeluhkan masyarakat, makanya kami mengunjungi beberapa pangkalan dan pengecer mitan di dalam kota reo”,jelasnya.

Dari hasil peninjauan di beberapa pengecer, Sekcam Reo juga menemukan pendistribusian minyak tanah dari agen yang tidak merata.

“Ada beberapa pangkalan yang mengeluhkan selama beberapa bulan tidak mendapatkan jatah minyak tanah dari agen, pendistribusian juga kurang lancar, bahkan ada beberapa pangkalan dan pengecer tertentu mendapatkan jatah minyak tanah dan ada beberapa yang tidak”,katanya.

Dirinya juga menjelaskan, terdapat beberapa pangkalan atau pengecer yang juga menjual harga minyak tanah (mitan) tidak sesuai HET.

“Harga minyak per jerigen selama ini yang ukuran 5 liter Rp. 30.000 s/d Rp. 40.0000, bahkan beberapa Pangkalan tidak memasang plang tentang Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat tidak tau betapa HET sebenarnya karena harga yang variatif”,ujarnya.

Fakta lain yang juga ditemukan saat sidak tersebut berlangsung, beberapa pengecer Mitan yang ijin penjualannya sudah Expired/mati.

“Ada Pangkalan juga yang ijinnya sudah mati tapi masih diberikan jatah minyak tanah dari agen”,ungkapnya.

Maka dari itu, lanjut dia ke depan pihak Kecamatan Reo akan tertibkan pengecer dan pangkalan yang tidak berijin dan melakukan evaluasi rekomendasi perpanjangan perijinan bagi yang melanggar aturan dan merugikan masyarakat.

“Kepentingan masyarakat banyak yang harus diutamakan, terutama kebutuhan Rumah Tangga dan menggerakkan sektor ekonomi mikro, seperti warung nasi, pengrajin kue dan yang lain-lain, oleh karena itu kita akan panggil semua pengecer dan pangkalan yang berijin di Reo, untuk Rapat evaluasi distribusi minyak di Kecamatan Reok, apa alasan yang menyebabkan kelangkaan”,katanya.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.