Saat Bupati Hery Cek Persiapan Tim Menuju Lokasi Bencana di Reo

Ruteng – Situasi di dalam ruangan itu tampak ramai, para pegawai masing-masing mengerjakan tugasnya. Ada yang sedang menelepon, berada di depan komputer, adapula yang sedang menyiapkan perlengkapanan penanggulangan bencana. Sebagian besar mereka mengenakan jacket orange yang bertuliskan “BPBD Kabupaten Manggarai” di belakangnya.

Saat bersamaan, di tengah guyuran hujan, mobil Fortuner bernomor polisi EB 1 WE tiba di depan Kantor BPBD Kabupaten Manggarai yang juga menjadi posko penanggulangan bencana, Sabtu 26 Februari 2022 pukul 13.17 Wita.

Ketika turun dari mobil, tampak ia mengenakan baju kemeja berwana merah yang sebagian ditutup jacket bomber, tanganya diletakan diatas kepala saat lari menuju pintu masuk Kantor BPBD Manggarai.

Dengan senyum akrab, pemilik nama lengkap Herybertus Geradus Laju Nabit itu menyapa seluruh pegawai yang sementara beraktifitas.

Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kota Ruteng terjadi sejak tadi pagi sekitar pukul 01.00 wita. Menurut tim di Posko, sejak saat itu hingga dini hari,  mereka beberapa kali dihubungi oleh Bupati Hery untuk selalu siaga di posko dan intens melakukan kordinasi dengan pegawai di kecamatan.

Saat itu, Bupati Hery juga langsung menghubungi beberapa masyarakat dan pemerintah Kecamatan Reok untuk mengetahui kondisi terkini di Reo, yang selama ini rawan terjadi bencana banjir.

(Bupati Hery saat berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Reo)

Tiba di Posko, Handphonenya selalu berbunyi tidak diketahui persis dengan siapa ia berbicara. Tapi sebagian besar selalu membicarakan tentang kondisi banjir di Reo dan tanah longsor pada beberapa titik di jalan Ruteng-Reo.

Sesekali ia mengecek langsung beberapa pegawai di posko yang sementara membuat surat ke instansi terkait dalam rangka penaggulangan bencana.

“Ubah sedikit redaksinya ini ase (adik)” katanya singkat kepada salah satu staf BPBD saat mengecek surat yang dibuat.

Saat bersamaan, terdengar bisingan bunyi mesin potong kayu tepat di samping Kantor BPBD Manggarai, tampak mereka sedang mengecek kondisi peralatan sebelum turun ke lokasi.

Beberapa pegawai dari Dinas Sosial juga menghadap Bupati Hery di posko, dan melaporkan bahwa logistik yang hendak dibagikan ke masyarakat terdampak sudah siap. Segera ia langsung memerintahkan untuk menuju lokasi.

“Kalau sudah siap langsung jalan. Jangan lupa siapkan makanan cadangan untuk tim yang turun, jangan sampai terjadi apa-apa dalam perjalanan. Selalu koordinasi yah” katanya sambil menepuk bahu salah satu pegawai yang hendak ke lokasi.

Menurut Bupati Hery, tim yang turun ke lokasi sesuai dengan tugasnya masing-masing. Dinas PUPR fokus memindahkan material longsor yang menutupi badan jalan. Dinas sosial, Bagian Kesra, dan Sibat akan fokus pada pendataan korban bencana dan mobilisasi bantuan darurat untuk korban banjir.

Sedangkan BPBD, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Kelurahan difokuskan pada kegiatan evakuasi korban bencana dan mitigasi bencana. Sebab potensi bencana yang lebih besar mungkin saja terjadi, karena hingga kini curah hujan di wilayah Manggarai masih cukup tinggi.

“Bantuan darurat harus segera kita berikan, masyarakat butuh bantuan kita sekarang, jangan tunggu besok” kata Bupati Hery di depan tim yang hendak ke lokasi.

Berdasarkan laporan tim lapangan, kata Bupati Hery, sebanyak 57 rumah warga, TPI, Terminal Reo sempat terndam banjir, namun hingga kini (pukul 19.00 wita) kondisinya sudah berangsur aman. Salah satu rumah warga di Wae Selung, Desa Salama juga rusak parah akibat tanah longsor.

Meski hingga kini belum ada korban jiwa akibat bencana tersebut, namun Bupati Hery tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana susulan.

Pukul 16.30 Wita tim Satgas Penanggulangan Bencana tiba di Reo, Bupati Hery langsung memerintahkan untuk segera mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

(Pendistribusian bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Reo, Foto : Alan Grasilan)

Ia ingin memastikan, bahwa pemerintah harus selalu ada saat masyarakat mengalami musibah dan membutuhkan bantuan.

Sampai dengan saat ini, Bupati Hery masih berada di Posko Bencana Kantor BPBD Kabupaten Manggarai untuk memantau kondisi terakhir di Wilayah Kecamatan Reo.

banner 728x90
Penulis: Alan Grasilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.