Renungan Katolik: Servire Dio Con Amore e Gioia ” Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita”

SENIN, 11 APRIL 2022
HARI BIASA DALAM PEKAN SUCI
Yes. 42:1-7; Mzm. 27:1,2,3,13-14; Yoh. 12:1-11
[Thn. VI-SS/101/4/2022]

_Pastor Riano Tagung, Pr_

Marilah kita berdoa: ALLAH BAPA MAHAKUASA, meskipun berulang kali kami jatuh karena kelemahan. Engkau memulihkan kami dengan Sengsara Putera TunggalMu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin.

Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang Ia bangkitkan dari antara orang mati. Di situ diadakan perjamuan untuk Dia. Marta melayani, dan salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus. Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak memenuhi seluruh rumah. Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata, “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar, dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. Maka kata Yesus, “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.” Banyak orang Yahudi mendengar bahwa Yesus ada di Betania. Maka mereka datang, bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati. Lalu imam-imam kepala bermufakat untuk membunuh Lazarus juga, sebab karena dialah banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

“ALLAH selalu mencari jalan-jalan yang selalu baru agar dapat bersatu dengan manusia yang adalah citra-Nya. Sebab, ALLAH selalu berkeinginan untuk masuk ke dalam hubungan yang paling mesra dengan kita” Nn

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,

MELAYANI adalah panggilan kita sebagai pengikut Yesus. Kita melayani karena DIA TERLEBIH DAHULU TELAH MELAYANI KITA. Maka tidak ada satu dua alasan bagi kita untuk tidak melayani. Melayani tidak akan mengurangi harga diri kita. Justru, dengan melayani kita akan semakin meningkatkan harga diri kita, meningkatkan rasa manusiawi kita untuk siap hadir bagi sesama dan melayani mereka tanpa kecuali. MELAYANI ITU BISA KALAU KITA MEMILIKI SATU KEUTAMAAN INI YAKNI KERENDAHAN HATI. Tanpa kerendahan hati, sebuah pelayanan tidak akan pernah tulus dan tanpa pamrih. Melayani itu juga harus lahir dari sebuah CINTA. Cinta akan menarik kita untuk keluar dari keegoisan dan turun ke tempat paling rendah, berada bersama yang lemah untuk saling melayani.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN

ALLAH yang mahacinta, yang telah membentuk kita, memanggil kita dengan penuh cinta. DIA juga memegang tangan kita agar kita senantiasa berjalan bersama DIA selamanya. Panggilan yang penuh cinta ini, menarik kita semakin dekat dengan DIA, maka sadarlah kita bahwa buluh yang patah terkulai takkan dipatahkannya, sumbu yang pudar nyalanya di dalam hidup kita tidak akan dipadamkannya. KASIHNYA menguatkan kita, KASIHNYA membuat kita menjadi terang bagi sesama. Kesadaran ini semakin mendorong kita untuk menyerahakan hidup kita dalam melayani Allah dan sesama. Melayani bukan karena kita hebat. Melayani bukan karena kita mampu. Melayani karena KASIHNYA telah melayani kita orang yang berdosa ini, yang mencintai kita orang berdosa ini, yang menerima kita tanpa memperhitungkan kembali dosa-dosa kita.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN

ADALAH MARIA, yang mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya. YANG terbaik diberikan untuk Yesus. Minyak yang terbaik untuk YESUS. Yang terbaik untuk menyeka kaki YESUS dipakainya yakni rambutnya. Semua yang terbaik untuk YESUS. Melayani dengan segala yang terbaik, yang ada di dalam hidup kita hanya dan bagi YESUS, itulah pelayanan yang tulus dan penuh cinta. DIA yang adalah TERBAIK di dalam hidup kita harus kita layani dengan hal yang terbaik juga dari diri kita saat ini.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN

KALAU kita merenungkan secara sungguh dan mendalam akan kasih YESUS di dalam hidup kita, maka kita tidak akan tanggung-tanggung memberikan yang terbaik di dalam hidup kita apa pun itu. Kita bisa bertanya sekarang, apa yang terbaik yang bisa kita berikan untuk melayani TUHAN hari ini? Bukan hanya sebuah HARTA tapi sebuah HATI sebagai harta terindah, yang kita awetkan KASIH di dalamnya. Melayani TUHAN dengan panggilan dan pilihan hidup kita saat ini.

Omnia Sunt Gratia Caritate Dei
SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH!
(1 Kor 15:10)
Servire Dio Con Amore e Gioia
_Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita_
banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.