Rencana Penggunaan Dana BOS, Bupati Hery : Harus Libatkan Para Guru dan Orangtua Siswa

WaktoeNTT.Net – Bupati Hery Nabit mengapresiasi sejumlah kepala sekolah baik SD maupun SMP atas keterbukaan informasi terkait pelaksanaan rapat pleno Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang melibatkan guru, orangtua siswa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Hery kepada waktoentt.net usai mengikuti sidang Penetapan Perda di kantor DPRD Kabupaten Manggarai, Selasa (29/03/22) kemarin.

banner 728x90

Menurut Bupati Hery keterlibatan masyarakat khususnya orang tua siswa dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat baik, guna mengetahui kebutuhan sarana prasarana sekolah.

“Semua upaya itu patut diapresiasi, karena itu merupakan bagian dari partisipasi semua pihak dalam membangun sekolah dan yang paling penting pengawasan bisa dilakukan dari awal dengan mengedapankan prinsip transparansi dan akuntabel”,ungkap Bupati Hery.

Lebih lanjut Bupati Hery dalam arahanya mengatakan, rencana penggunaan anggaran BOS harus di jalankan berdasarkan RKAS yang sudah disusun dan sesuai dengan 8 Standar Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

“penggunaan anggaran dana BOS harus disampaikan juga kepada masyarakat lewat papan informasi, sehingga masyarakat mengetahui bagaimana penggunaan dana BOS dalam 1 tahun ajaran ajaran”,katanya.

Senada dengan Bupati Hery, Wabup Heri Ngabut melalui pesan WA yang diterima waktoentt.net, Rabu (30/03/22) pagi, menegaskan orangtua siswa harus kritis dalam mengawasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), demi terciptanya transparansi penggunaan dana BOS.

(Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, Foto: Istimewa)

Dikatakannya, Kementerian Pendidikan Nasional sebetulnya sudah membuka secara transparan mengenai penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah di Tanah Air.

Namun, seringkali terjadi keterbukaan penggunaan dana tersebut kerap berhenti di tingkat sekolah yang memiliki kewenangan otonomi atas pemanfaatan BOS tersebut.

“Informasi mengenai penggunaan BOS ini hanya diketahui oleh kepala sekolah dan komite sekolah. Bahkan, katanya tidak semua guru mengetahui anggaran pendapatan dan belanja sekolah (APBS) yang di antaranya melibatkan dana BOS”,kata Wabup Heri.

Menurut dia, orangtua siswa juga berhak mengetahui penggunaan dana BOS tersebut dengan menanyakan kepada pihak sekolah.

“Masalah (keterbukaan informasi) dana BOS ini ada dua, yakni manajemen sekolah yang tidak terbuka dan sikap masyarakat yang tidak acuh,” kata Wabup Heri.

“Orangtua siswa harus kritis. Kalau melihat ada pelanggaran (pemakaian BOS), tanyakan dan laporkan,” tambahnya.

Maka dari itu, Wabup Heri berharap, semua Lembaga Pendidikan baik SD maupun SMP di Kabupaten Manggarai wajib melibatkan para guru dan orangtua siswa dalam proses penyusunan rencana penggunaan BOS dalam masa 1 tahun ajaran.

“saya berharap semua lembaga pendidikan baik SD maupun SMP di Kabupaten Manggarai dalam proses penyusunan rencana penggunaan dana BOS, harus melibatkan para orangtua siswa, sehingga tau betul bagaimana kondisi anggaran dana BOS dalam 1 tahun ajaran”,Tegas Wabup Heri.

“guru-guru juga harus dilibatkan dalam proses penyususan RKAS dengan tujuan kebutuhan para guru bisa dipenuhi, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan efisien”,Tutup Wabup Heri.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.