Razia Kamar Kos di Ruteng, Satpol PP Amankan 7 Pasangan Bukan Suami-Istri

Manggarai, WaktoeNTT.Net – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan 7 pasangan bukan pasangan suami-istri dari kamar kos, Kamis (02/06/22) malam.

Ketujuh pasangan tersebut terjaring razia yang digelar Satpol PP bersama Babinsa, Babinkhantibmas serta pihak Kecamatan Langke Rembong.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Aldy Tjangkung melalui Kepala Bidang Sumber daya Aparatur (KBSDA) Otwing Wisang mengatakan, ketujuh pasangan tersebut berada di dalam kamar kos saat petugas datang.

banner 728x90

Namun saat dimintai untuk menunjukkan surat nikah, ketujuh pasangan tersebut tidak bisa memenuhinya. Bahkan, lanjut Otwin, ada Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang menunjukkan pasangan tersebut belum menikah.

“Kita bawa ke kantor diminta keterangan untuk diberikan pembinaan. Tujuan razia ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ditemukan pasangan bukan suami-istri di kamar kos,”katanya.

Sementara, Camat Langke Rembong, Emiliano Ndahur saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, operasi yang di inisiasi oleh Satpol PP itu merupakan operasi yang digelar bersama, dalam rangka menertibkan kos-kos yang tersebar di wilayah kecamatan Langke Rembong.

“kegiatan ini kita laksanakan untuk menertibkan sejumlah kos-kos’an diwilayah kecamatan Langke Rembong berdasarkan Perda Nomor 02 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Tertib Kependudukan,”katanya.

Dari hasil razia, lanjut dia, ditemukan tujuh pasangan bukan suami-istri yang sedang berduaan dalam kamar kos.

“dari 3 kelurahan yang kami lakukan razia yakni kelurahan Tenda, Watu dan Pocomal ditemukan pasangan yang masih duduk di bangku SMA, sedang asyik berduaan dalam kamar,”jelasnya.

Camat Emil menambahkan pasangan yang tepergok petugas dalam satu kamar kos akan dilakukan pembinaan. Satpol PP akan memanggil para orang tua pasangan sejoli ini.

“Kita periksa, kita panggil orang tuanya untuk dilakukan pembinaan. Karena salah satunya masih anak di bawah umur,” katanya.

Camat Emil juga mengatakan, kurangnya perhatian dari para pemilik kos menyebabkan para penghuni bebas untuk berbuat apa saja.

“ini akibat dari kurangnya perhatian dari pemilik kos, bahkan ada beberapa kos-kos’an yang pemiliknya berada di luar wilayah Kabupaten Manggarai. Hal ini yang menyebabkan para penghuni kos bebas untuk berbuat apa saja,”katanya.

Kedepannya, lanjut dia, operasi ini akan rutin dilaksanakan diseluruh wilayah Kecamatan Langke Rembong demi terjaganya ketertiban umum serta memutus mata rantai penyakit HIV/AIDS.

banner 728x90