Berita  

Plt. Pertanian, Micha Dima: Pemkab Manggarai Komit Kawal TJPS

WaktoeNTT.Net – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan tanam perdana program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Desa Nao, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai, Selasa 19 April 2022.

Gubernur Laiskodat didampingi Bupati Manggarai Herybertus Nabit, Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut beserta Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT).

Gubernur Laiskodat menyampaikan program TJPs merupakan arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk memenuhi kebutuhan pakan secara nasional.

banner 728x90

Menurut VBL, jagung yang ditanam digunakan untuk pakan ternak. Hal tersebut dikarenakan dunia sedang kekurangan pakan, apalagi Indonesia saat ini masih impor jagung untuk pakan ternak.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Micha Dima menyatakan kesiapan dan komitmen pemerintah daerah agar program tersebut mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kami di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sudah mempunyai satu komitmen yang kuat untuk pelaksanaan TJPS ini dapat berhasil ke depan. Yang kami harapkan supaya target 7 ton yang ditetapkan itu bisa tercapai tetapi lebih dari itu kami masih sangat mengharapkan dia lebih dari 7 ton, kalau bisa sampai dengan 10 atau 12 ton lebih. Apalagi intervensi sarana produksi sudah lengkap ditambah dengan biaya kerja yang sudah diberikan” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan Pemkab Manggarai akan menggerakan penyuluh lapangan yang ada di setiap kecamatan untuk memastikan keberhasilan dari program TJPS tersebut.

“Kita akan terus mengawal pelaksanaan TJPS ini dengan menggerakan seluruh tenaga penyuluh lapangan yang ada di setiap kecamatan yang mana ada lokasi TJPS supaya betul-betul program ini dapat berjalan karena dari hasil perhitungan analisis itu seperti tadi yang sudah dijelaskan oleh kadis Provinsi itu sangat menguntungkan sekali bagi masyarakat petani terutama sasaran akhir dari pelaksanaan kegiatan ini adalah menghasilkan ternak” ungkapnya.

Bank NTT Dukung Penuh Program TJPS

Kepala Bank NTT Cabang Ruteng, Romy Radjalangu kepada waktoentt.net mengatakan, dalam membantu permodalan awal para petani, BPD NTT menghadirkan skim kredit Mikro Merdeka, untuk memfasilitasi petani mendapatkan kredit dengan berbagai keringanan. Yakni merdeka dari bunga, merdeka dari rentenir, dan yang membuat nyaman adalah, merdeka dari agunan. Masyarakat benar-benar terbantu untuk memulai era baru dalam bertani.

Kebijakan pemberian kredit untuk usaha pertanian katanya, sejalan dan selaras dengan Program Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian yakni Program TJPS.

BPD NTT membiayai kredit usaha petani tersedia melalui Skema Pembiayaan Ekosistem Pertanian, yang berada dalam kendali Divisi Kredit Mikro, Kecil dan Konsumer (DKMKK).

“Kredit untuk Ekosistem Pertanian sudah kami rancang dari hulu sampai hilir. Data Calon Petani Calon Lahan (CPCL), akan dipergunakan pihak BPD NTT, sebagai data untuk masuk dalam sistem pembiayaan ini,”katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Manggarai, Dirut Bank NTT, Rombongan Gubernur NTT, Anggota DPRD kabupaten Manggarai, Unsur Forkopimda Kabupaten Manggarai, Para Camat, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.