Peringati Hardiknas 2022, Bupati Hery Minta Sektor Pendidikan Jadi Titik Awal Pemulihan Pasca Pandemi Covid 19

Manggarai, WaktoeNTT.Net – Sektor pendidikan menjadi titik star pemulihan pasca pandemi Covid 19. Kualitas guru menjadi kunci utama untuk memulihkan bangsa ini dan masyarakat dari COVID-19.

Demikian penegasan Bupati Hery Nabit, usai mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang disiarkan melalui Channel Youtube Kementrian Pendidikan, di Aula dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Jumat (13/02).

banner 728x90

Bupati Hery mengatakan, tingkat vaksinasi di Kabupaten Manggarai sudah cukup tinggi.

Maka dari itu, kegiatan belajar tahun ajaran baru sudah bisa dilakukan secara tatap muka.

“jumlah terpapar saat ini sudah mulai turun, karena kita terus melakukan vaksinasi, sehingga kedepannya nanti kita bisa mulai kegiatan belajar sudah bisa dilakukan secara tatap muka,”katanya.

Kendati demikian, Bupati Hery mengingatkan, pembelajan secara daring juga tetap dilaksanakan.

“Itu jangan ditinggalkan, karena masa depan kita ada pada teknologi itu. Sehingga pembelajaran menggunakan teknologi harus tetap dijalankan bahkan ditingkatkan lagi. Percaya atau tidak percaya, pada satu waktu, pembelajaran daring bukan lagi karena keharusan melainkan karena kebutuhan,”katanya.

Sebagai titik star Pemulihan Pasca Pandemi Covid 19, pria yang akrab disapa Hery Nabit itu juga menuturkan, Selama pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) terus menghadirkan terobosan Merdeka Belajar dan memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program dan kebijakan kementerian, agar seluruh rakyat Indonesia khususnya di Kabupaten Manggarai, merasakan kemerdekaan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Maka dari itu lanjut dia, menyukseskan terobosan merdeka belajar harus dimulai dari peningkatan kualitas tenaga pengajar di seluruh Manggarai.

Selain itu Bupati Hery juga mengingatkan para Ketua Komite Sekolah untuk menjalankan fungsinya dengan baik sesuai aturan yang ada.

Komite sebagai wakil orangtua murid, hendaknya berfungsi sesuai dengan apa yang diarahkan oleh aturan. Jangan mudah tunduk pada keinginan kepala sekolah, apalagi kalau keinginan itu di luar aturan.

“Banyak persoalan pengelolaan dana Bos terjadi karena komite sekolah menjadi pihak yang tidak peduli. Komite sekolah harus menjadi pihak yang netral, pihak yang kritis dan berani bersuara untuk terwujudnya pendidikan yang sehat di sekolah dan pengelolaan keuangan yang baik,” pungkas Bupati Hery.

“Harapan kami dalam pemulihan ini, fungsikan komite sekolah dengan baik sesuai aturan yang ada,” tambahnya.

Ia juga meminta kepada Dinas PPO Kabupaten Manggarai untuk melihat program pemerintah pusat yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Harus dipelajari dengan baik agar apa yang menjadi tujuan bisa tercapai.

Turut hadir dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang disiarkan melalui Channel Youtube Kementrian Pendidikan, Kadis Pendidikan, Fransiskus Gero, Sekeryaris Dinas Pendidikan, Wensislaus Sedan berserta seluruh jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai.

banner 728x90