Penyelengaraan G20 di Labuan Bajo, Ketua GMNI Manggarai: Jangan Sampai Mengabaikan Hak Rakyat

Labuan Bajo,WaktoeNTT.Net – Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur akan menjadi tempat pelaksanaan G20, yang akan dihadiri 20 perwakilan negara anggota, dengan agenda pembahasan dunia digital sebagai katalisator utama sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Pelaksanaan agenda G20 itu pun mendapat respon positif serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai.

banner 728x90

Selaku ketua GMNI cabang Manggarai, Eman Suryadi mengungkapkan dukungan GMNI hanya secara organisatoris terhadap pelaksanaan berbagai agenda G20 di wilayah Labuan Bajo Provinsi NTT.

“secara organisator, kami mendukung pelaksanaan G20 yang akan berlangsung di Labuan Bajo,”katanya kepada waktoentt.net, Selasa, 26 Juli 2022.

Dukungan tersebut disampaikan Eman, mengingat kegiatan G20 menjadi sarana dan kesempatan yang baik bagi Indonesia dan masyarakat NTT dalam mempromosikan wisata Labuan Bajo serta pariwisata NTT yang aman dan ramah terhadap masyarakat dunia.

Namun, Ketua GMNI cabang Manggarai Periode 2020-2022 itu menegaskan, persiapan pelaksanaan G20 jangan sampai meninggalkan tindakan yang merugikan masyarakat.

” Menuju ekonomi global yang adil, minimal Pelaksanaan G20 nantinya di labuan bajo bisa meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” tegasnya.

“Jangan sampai persiapan penyelenggaraan G20 nantinya malah mengabaikan hak rakyat, misalnya hal yang paling kontekstual yang sedang terjadi di Mabar saat ini yakni soal pembabatan hutan bowosie, ganti rugi pembebasan laan yang diabaikan serta agenda eksplorasi geotermal yang mengancam keberadaan masyarakat lokal,” tambahnya lagi.

banner 728x90