Pemkab Mangggarai Siap Penuhi Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Kesehatan di Kabupaten Manokwari Selatan

Ruteng,WaktoeNTT.Net – Menyandang Status Otonomi khusus ternyata tak membuat Provinsi Papua Barat mengalami kemajuan. Paling tidak hal itu terlihat dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Khusus Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat kurangnya ketersediaan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan membuat Bupati Markus Waran, harus berpikir extra untuk mengatasinya.

banner 728x90

Hal tersebut di sampaikan Bupati Markus saat mengunjungi Kabupaten Manggarai, pada Kamis(10/03/22).

(Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, foto: Alan Grasilan)

Kunjungan Bupati Markus langsung di sambut Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Manggarai.

Kepada sejumlah awak media, Bupati Markus mengatakan, kebutuhan akan tenaga pendidik dan kesehatan di kabupaten Manokwari Selatan sangat memprihatinkan dan perlu dibenahi oleh Pemkab Manokwari Selatan.

“di Kabupaten Manokwari, banyak guru yang sudah pensiun dan ini membuat pemda kewalahan untuk mencari penggantinya”, katanya

Bahkan Bupati Markus mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah dan fasilitas kesehatan yang tidak memiliki pegawainya.

Maka dari itu, Bupati Markus dalam sesi diskusinya bersama Bupati Hery ingin menjalin kerjasama untuk pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Kabupaten Manokwari Selatan.

Adapun kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan di Kabupaten Manokwari Selatan adalah sebanyak 150 tenaga pendidik dan 250 tenaga kesehatan.

“untuk guru dan tenaga kesehatan yang nantinya akan di tempatkan di Kabupaten Manokwari Selatan, akan langsung di angkat menjadi PNS dan akan disediakan lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan tempat tinggal”,katanya.

Dihadapan Bupati Hery, dirinya berharap agar Pemkab Manggarai bisa membantu Pemkab Manokwari Selatan dalam pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan dalam rangka mencerdaskan generasi masa depan tanah Papua Barat.

Permintaan Bupati Markus tersebut disambut baik oleh Bupati Hery.

Bupati Hery mengatakan, selama ini di Manggarai seringkali terjadi tenaga kerja yang mencari pekerjaan di luar manggarai tanpa dokumen resmi dan jaminan.

“dengan adanya kerjasama ini antar pemerintah, membuka jalan bagi Pemkab Manggarai untuk mengatasi dan menekan angka pengangguran”,katanya.

“dan juga kita selama ini berhadapan dengan masalah tenaga kerja ilegal, banyak yang tidak memiliki dokumen dan jaminan yang jelas, tetapi dengan terjalinnya kerjasama ini antar Pemerintah kita bisa mengirimkan tenaga terdidik  dengan jalur yang resmi dan jaminan yang jelas”,tutup Bupati Hery.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.