Pemda Manggarai Bantu 500 Sak Semen Pembangunan Gereja Stasi Kenda, Kecamatan Wae Ri’i

Manggarai, WaktoeNTT.Net – Pemkab Manggarai akan menyumbangkan 500 sak semen dalam pembangunan Gereja stasi Kenda, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai.

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit saat mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan gereja stasi kenda, pada Minggu (29/05/22).

Bupati Hery Nabit dalam sambutannya seusai perayaan Ekaristi mengatakan, dalam kehidupan bermasyarakat terutama dalam kehidupan umat Katolik, gotong royong merupakan hal yang biasa dan bukan hal baru.

Maka dari itu, lanjut dia, Pemerintah daerah akan selalu mendukung setiap kegiatan masyarakat terutama berkaitan dengan pembangunan tempat ibadah.

“pemerintah daerah turut terlibat dalam pembangunan gereja stasi Kenda dan akan menyumbang 500 sak semen”,katanya.

Namun dirinya berharap, panita pembangunan gereja untuk transparan dalam mengelola keuangan, agar semua umat bisa mengetahui kondisi keuangan pembangunan gereja.

Sementara itu ketua panitia pembangunan gereja stasi Kenda, Yeremias Jefrison Aquino menjelaskan kesepakatan pembangunan gereja baru diusulkan karena ukuran dan tempat gereja lama tidak memadai untuk menampung umat yang ada.

Dijelaskan Yeremias, ukuran gereja yang lama sebesar 12×24,8 meter dengan kapasitas 400 umat dan tidak bisa menampung umat yang berjumlah kurang lebih 2.600 orang termasuk anak-anak.

Sejak tahun 2018 panitia bersama Pastor Paroki Karot saat itu pater Ardi telah membicarakan pembangunan gereja yang baru dan disepakati pembangunannya pada bulan Mei tahun 2022.

Pada kesempatan yang sama, pastor Paroki Karot Pater Stefanus Suprobo mengapresiasi semangat umat di stasi Kenda dalam mendukung pembangunan gereja baru.

Pater Stefanus berharap kiranya semangat umat tidak luntur terutama dengan kehadiran Bupati, Sekda, Romo Vikep, para donatur dan semua pihak yang mau membantu dan mendukung pembangunan gereja ini.

Ke depan kata Pater Stefanus, daerah Bangka Kenda dan stasi Bangka Kenda yang masuk dalam wilayah paroki Karot ini dan akan dicanangkan sebagai tempat atau desa wisata.

Sehingga demikian lanjut Pater Stefanus, diharapkan para wisatawan baik lokal maupun luar negeri bisa menikmati panorama alam seperti persawahan, perkebunan warga, termasuk gereja yang dibangun sebagai wisata rohani.

“Untuk itu, kami butuhkan bantuan kepada semua pihak, terutama kepada pemerintah daerah. Kami punya tenaga, kami punya kekuatan, kami punya umat tetap kami tidak bisa berjalan sendiri membangun gereja ini ke depan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Jahang Fansi Aldus, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, beberapa pimpinan OPD, Tua Gendang Kaweng, Tua Gendang Kenda,Tua Tambor, Dewan Paroki, Ketua wilayah, Ketua stasi, para donatur, umat stasi Kenda.

banner 728x90