Mencintai Tanpa Harus Jadi Budak Cinta

Bagi generasi milenial masa kini, bucin adalah suatu kondisi yang tidak asing dalam hubungan asmara. Memang, apa itu bucin? Tentu jawabannya sesuai dengan kepanjangan dari kata bucin itu sendiri, yakni Budak Cinta. Seseorang disebut sebagai bucin ketika memperlihatkan rasa cinta yang berlebihan kepada pasangannya. Jadi, bagaimana caranya mencintai tanpa harus jadi bucin/budak cinta?

Karena rasa cinta yang berlebihan inilah, mereka yang bucin selalu rela melakukan apapun bahkan tanpa logika. Sesuai dengan penjelasan apa itu bucin, mereka yang jadi budak cinta sampai rela menomorsatukan pasangan melebihi dirinya sendiri. Hal inilah yang akhirnya membuat status bucin selalu terdengar negatif, terutama bagi orang lain.

banner 728x90

Sebetulnya mencintai pasangan bukanlah sesuatu yang salah. Hanya saja ketika cinta itu diberikan seluruhnya kepada pasangan, tak peduli sekalipun mereka menyakiti, tak peduli kalau itu dianggap salah orang lain, bucin jelas menjadi sesuatu yang tidak baik. Apalagi para bucin ini selalu beralasan kalau mereka cinta setulus hati.

Muncul sebuah pertanyaan, Kenapa seseorang bisa jadi budak cinta?

Kondisi orang yang jadi budak cinta memang dianggap tak wajar bagi orang normal. Contohnya, Anda sampai rela kehilangan pekerjaan dan diusir dari rumah hanya karena tak mau kehilangan pasangan. Bahkan budak cinta juga banyak dialami orang yang belum terikat resmi dalam mahligai pernikahan. Sungguh tidak masuk akal, bukan?

Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa seseorang bisa menjadi budak cinta?

Jika sesuai dengan pemahaman apa itu bucin, pada dasarnya ternyata baik laki-laki atau perempuan berpeluang besar jadi budak cinta ketika asmara yang terjalin baru berjalan kurang dari tiga bulan. Berdasarkan teori Sigmund Freud, bucin sendiri dikategorikan sebagai perasaan memuja dan mencintai orang lain segenap jiwa raga, entah disadari atau tidak.

Lalu, bagaimana cara kita menjalin hubungan agar tak jadi Budak Cinta?

Berikut beberapa tips menjalin hubungan supaya Anda tak terjebak menjadi seorang budak cinta:

1. Selalu Cintai Diri Sendiri

Hal pertama yang membuat Anda bisa terhindar menjadi budak cinta adalah selalu mencintai diri sendiri. Dengan begitu Anda akan lebih menghargai dan menyadari nilai diri. Anda akan bisa menerima kelebihan dan kekurangan diri. Intinya, sebelum mencintai orang lain, pastikan Anda sudah mencintai diri sendiri terlebih dulu.

2. Seimbangkan Hidup

Agar hubungan asmara tidak membuat salah satu di antaranya menjadi bucin, Anda harus tetap bisa menyeimbangkan kehidupan. Maksudnya, jangan selalu habiskan waktu dengan pasangan, tapi ingat untuk tetap jalani hidup mulai dari liburan dengan keluarga, nongkrong dengan sahabat, atau karaoke bareng rekan kerja. Lakukan hal-hal yang produktif dan positif sambil tetap seimbangkan waktu bersama dengannya.

3. Jadilah Pribadi Yang Mandiri

Apakah Anda termasuk yang tidak bisa makan malam tanpa pasangan, atau pergi ke pusat perbelanjaan tanpa menggandeng tangannya? Maka coba hindari sifat ini. Supaya terhindar dari bucin, coba jadi pribadi yang mandiri. Berikan batasan dalam hubungan supaya Anda tidak terlalu bergantung terus padanya, karena bisa bikin mood anjlok saat tidak bersama.

Meskipun sederhana, namun jika Anda berhasil menerapkan ketiga hal di atas, tentu akan bisa terhindar dari kondisi jadi budak cinta. Karena jika Anda sudah paham apa itu bucin, tak akan ada hal positif dari tindakan seperti itu. Cintailah pasangan yang wajar sambil tetap menghargai diri sendiri, supaya Anda bisa berhasil baik dalam mimpi dan hidup bahagia dengan pasangan.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.