Kondisi Ruas Jalan Pateng-Sambor Rusak Parah

WaktoeNTT.Net – Kondisi ruas jalan Pateng-Sambor-Kajong, rusak parah. Akibatnya biaya transportasi menjadi sangat mahal dan hasil komoditas pertanian masyarakat setempat sangat susah untuk dijual ke kota.

Sebagai jalan provinsi , jalan ini merupakan satu-satunya poros jalan penghubung antara Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai di wilayah bagian utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lebih parahnya lagi sejak tahun 2016 sampai sekarang, jalan ini hampir tidak pernah di sentuh oleh pemerintah provinsi untuk di perbaiki.

Berdasarkan pantauan WaktoeNTT.Net pada Jumat (23/01/21) di lokasi, kerusakan parah terjadi pada beberapa titik sepanjang wilayah Pateng-Sambor-Kajong sampai simpang 3 Kedindi Reo.

Salah satu warga Sambor, Desa Nggalak, Hendi Jemadu (38), mengaku sudah lama jalan tersebut mengalami kerusakan. Pada hal jalan tersebut status jalan provinsi dan menjadi akses utama bagi warga setempat untuk melakukan aktivitas terutama menjual hasil-hasil komoditi ke wilayah kota Ruteng.

Dengan kondisi jalan saat ini, jelas dia, jarang kendaraan roda dua atau empat yang melintas di sana. Apalagi katanya saat musim hujan, hampir tidak ada kendaraan yang lewat.

“Sekarang warga yang hendak jual komoditi atau apapun harus mengeluarkan biaya yang cukup banyak karena hampir tidak ada kendaraan yang melintasi jalur itu,” ungkapnya.

“Akibat jalan rusak ini, biaya transportasi masyarakat naik,”lanjutnya.

Hendi berharap, pemerintah Provinsi memprioritaskan pembangunan infrastruktur, sebab hal itu adalah hak-hak dasar masyarakat.

Sebelumya, Bupati Manggarai,Heribertus G.L Nabit di dampingi Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut,menerima rombongan kunjungan kerja (kunker) kelembagaan anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur,di Aula Paroki St. Maria Imaculata Wae Kajong,Desa Kajong,Kecamatan Reok Barat,Kabupaten Manggarai,pada Selasa 18 Januari 2022.

Dalam sambutannya,Bupati Hery mengatakan apabila tahun 2022 tidak diperbaiki, Pemkab Manggarai akan mengajukan surat izin kepada Gubernur NTT, sehingga beberapa titik yang dinilai rusak parah dapat diperbaiki dengan menggunakan APBD Kabupaten Manggarai.

“Kalau kami diizinkan untuk menggunakan APBD Kabupaten Manggarai. Meskipun tidak seluruh, tapi titik-titik yang kita anggap rusak parah tolong kami diizinkan untuk menangani itu. Meskipun darurat saja,” ujarnya.

“Kami sudah ajukan surat itu di Bulan Oktober 2021, tapi sampai hari ini belum ada jawabannya. Tetapi kalau memang tidak jadi nanti, kami akan ajukan surat baru. Nanti kami akan beritahukan juga kepada bapak ibu di DPRD Provinsi untuk sama-sama kita perjuangkan minimal di tiga titik itu,” ujar Bupati Hery.

Sebab menurut Bupati Hery, ruas jalan tersebut menjadi tolok ukur pembangunan di wilayah itu. Pembangunan jalan akan berdampak kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi.

“Itu sebenarnya yang kita harapkan dari perbaikan ini tadi. Kalau jalan ini sudah bagus, yang pasti akan berdampak pada ekonomi khususnya kami di Manggarai,” katanya.

banner 728x90
Penulis: ED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.