Kepada 162 Kepala Sekolah yang Dilantik, Bupati Hery : Hindari Pengelolaan Keuangan Yang Bersifat Fiktif, Manipulasi Harga dan Mark-up

WaktoeNTT.Net – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, melantik 162 Kepala Sekolah jenjang SD, SMP, dan UPTD SKB Randong, Lingkup Pemerintahan Kabupaten Manggarai, pada Kamis (24/2) bertempat di Gedung MCC Ruteng.

Pelantikan 162 para Kepala Sekolah ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Manggarai Nomor HK/105/2022, tanggal 23 Februari 2022, tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai.

banner 728x90
(Bupati Hery saat membacakan Sumpah Jabatan, Sumber foto : Prokopim Manggarai)

Bupati Hery Nabit pada kesempatan itu mengingatkan beberapa hal penting kepada para pejabat yang telah dilantik berkaitan dengan tugas dan pelaksanaan ke depannya.

Pertama, menghindari pengelolaan keuangan yang bersifat fiktif dan manipulasi harga atau mark-up.

“Hindari dua hal penting. Satu: fiktif, dua: mark-up. Fiktif itu artinya tidak ada tetapi tiba-tiba menjadi ada. Dua, mark up. Mark up itu berarti naik harga yang tidak wajar,” ujarnya.

“Tidak bosan-bosan saya ingatkan kepada Aparatur Sipil Negara. Negara ini siap dan masih mampu membiayai hidup kita. Tapi Negara pasti tidak mampu membiayai gaya hidup kita. Artinya cukupkan dirimu dengan pendapatan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Bupati Hery Nabit menegaskan kepada seluruh Kepala Sekolah dan Bendahara agar wajib mempelajari dan memahami aturan-aturan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan.

Kedua, Bupati Hery Nabit mengajak seluruh ASN untuk menunjukan prestasi kerja.

“Saya dan Pa Wakil Bupati membuka ruang seluas-luasnya untuk berprestasi, mari berprestasi, buat prestasi. Biarkan orang mengetahui kita karena prestasi. Untuk yang muda-muda, para Kepala Sekolah yang masih muda, mari berprestasi. Manggarai membutuhkan prestasi. Untuk yang sudah urus sebentar lagi mau pensiun, tinggalkan warisan melalui prestasi,” ungkapnya

Oleh karena diberi ruang untuk berprestasi, maka Bupati Hery Nabit juga berharap agar para Kepala Sekolah juga membuka ruang di sekolah masing-masing sehingga para guru dan peserta didik dapat menunjukan prestasi kerja dan prestasi belajar.

Ketiga, jangan pernah membuka ruang yang dapat menimbulkan masalah.

Bupati Hery Nabit menegaskan agar para Kepala Sekolah hendaknya mengikuti pedoman yang berlaku serta melakukan check dan recheck secara berkala.

“Saya, Bupati Manggarai, dan Wakil Bupati Manggarai menitipkan semua anak-anak Manggarai ke tangan bapak ibu. Sekali lagi, kami titipkan kami punya anak-anak Manggarai kepada Bapak Ibu. Tolong diperhatikan dengan baik. Tolong jaga mereka dengan baik. Tolong didik mereka dengan baik. Itu kami punya anak-anak, Bapak Ibu punya anak-anak, jaga dengan baik. Terutama saya punya anak-anak perempuan. Ini harus saya omong khusus ini, supaya saya punya anak-anak perempuan akan bertumbuh sebagai perempuan yang memiliki martabat dan berprestasi,” pesannya sebelum menutup sambutan.

(Sesi foto bersama Bupati Manggarai, Herybertus G. L Nabit, sumber :Prokopim Manggarai)

Poin yang ditekankan lainnya adalah tanggung jawab sebagaimana yang diucapkan dalam sumpah jabatan. Tanggung jawab kepada Tuhan dan kepada Negara.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.