Juara Satu Lomba Menari, SMPN Satap Rangkang Kalo Siap Ikuti FL2SN Tingkat Kabupaten Manggarai

Mangggarai,WaktoeNTT.Net – Sejumlah SMP  di Kecamatan Rahong Utara menggelar lomba tari dan olah vokal, dalam rangka menyambut Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2022, pada Selasa (09/08).

Pelaksanaan FL2SN yang digelar di Aula Kantor Camat Rahong Utara dan  diikuti sebanyak enam SMP yang ikut ambil bagian dalam proses seleksi. Dari jumlah tersebut SMPN Satap Rangkang Kalo pada kategori seni Tari dan SMPN 12 Ruteng Muwur pada kategori olah vokal solo atau tunggal, keluar sebagai juara.

Keduanya akan mewakili kec. Rahut dalam FL2SN tingkat Kabupaten Manggarai yang akan digelar pada tanggal 11-12 Agustus mendatang.

banner 728x90

Adapun tarian yang dibawakan siswa dan siswi SMPN Satap Rangkang Kalo adalah Tarian Rojok Loce.

Kepala sekolah SMPN Satap Rangkang Kalo Mario Kurniawan mengungkapkan, tema tarian Rojok Loce yang diangkat merupakan wujud kehidupan sehari-hari, dimana anak-anak sering membantu orantuanya mengayam tikar atau Rojok Loce sepulang dari sekolah.

“isi karya tarian rojok loce, menggambarkan latar belakang kerajinan masyarakat, orangtua dan peserta didik di SMPN Satap Rangkang Kalo. Panduan seruling serta bunyi gong dan gendang yang merdu mengiringi gerakan para penari dalam mencerikan setiap tahapan pembuatan tikar sebagai mata pencaharian para orangtua anak-anak ini” jelasnya melalui pesan WhatsApp yang diterima media ini, Selasa(09/08) malam.

”kemasan gerakan yang dibawakan pin sesuai dengan tema pada panduan FL2SN, yakni bagaimana menampilkan sebuah garapan  tari kreasi tradisi yang mencerminkan identitas budaya setempat, anak telah berhasil tunjukan itu” tambahnya lagi.

Selaku kepala sekolah, pria yang akrab disapa Mario itu, mengaku sangat bangga dengan tekad serta kemauan anak-anak yang telah membawa SMPN Satap Rangkang Kalo melaju ke tingkat kabupaten untuk beradu skil dengan sekolah lain.

“kami selaku guru, sangat bangga dengan prestasi anak-anak. Di tengah kesibukan para guru mengikuti kegiatan Workshop Implementasi Merdeka Belajar, dimana kami kurang maksimal dalam membimbing mereka, namun anak-anak tetap berlatih dengan memanfaatkan waktu di sore hari” tutupnya.

banner 728x90