Hery Nabit : Pancasila Bukan Sekedar Slogan, Tetapi Lima Dasar Itu Harus Melekat Pada Diri Setiap Kader PDI-Perjuangan

Manggarai, WaktoeNTT.Net – Negara Indonesia bukan milik satu orang atau golongan, namun Negara Kesatusan Republik Indonesia adalah semua dan buat semua orang.

Demikian penegasan yang disampaikan Herybertus G.L Nabit saat memberikan materi tentang Implementasi Pancasila kepada para calon kader PDI-Perjuangan melalui kegiatan Pendidikan Kader Pratama, di Aula Efata, Minggu (08/05/22).

Pria yang akrab disapa Hery Nabit itu mengatakan, mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam diri para kader bukan hanya sekedar retoritaka belaka.

banner 728x90

Menurut dia, Pancasila harus diterapkan melalui prilaku.

“kita sebagai kelompok atau organisasi yang memperjuangankan kepentingan rakyat, wajib mengedepankan kesepahaman, keteladanan serta yang paling penting, bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila bagi generasi penerus”,katanya.

Sebagai salah satu politisi PDIP yang dianggap rendah hati itu menuturkan, lima dasar yang dirumuskan dalam Pancasila oleh pendiri bangsa merupakan paket lengkap yang dibutuhkan. Bukan sekadar slogan-slogan, tetapi lima dasar itu seharusnya melekat pada diri setiap kader PDI-Perjuangan.

Hery Nabit mengatakan, Kader partai PDI-Perjuangan harus memastikan semangat menghargai perbedaan suku, ras, agama dan golongan selalu hadir menjadi semangat berpolitik demi kesejahteraan masyarakat.

“Bung Karno saat Pidato 1 Juni 1945 pernah berkata, Negara Indonesia lahir dari perjuangan seluruh bangsa melalui cara, intensitas dan latar belakang yang berbeda. perbedaan suku, ras, agama, golongan berbeda lah yang membesarkan NKRI yang memiliki satu tujuan yaitu Berbangsa dan Bernegara”,ungkapnya dengan bangga.

Wakil ketua DPC PDI-Perjuangan sekaligus Bupati Kabupaten Manggarai itu berharap, Pendidikan Kader Pratama (PKP) yang diikuti 70 peserta, para calon kader partai mengikutinya dengan sungguh-sungguh.

banner 728x90