Hendak Mengecat Masjid, Warga Reok Terpaksa Dilarikan ke Puskesmas Usai Tersengat Kabel Listrik Milik PT. PLN

Manggarai, WaktoeNTT.Net – Maksud hati hendak mencat bangunan Masjid, namun nasib na’as menimpa salah seorang warga Reok, Kelurahan baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wahyu (19) terpaksa dilarikan ke Puskesmas Reok setelah mendapat luka bakar serius di sekujur tubuh akibat tersengat kabel listrik milik PT. PLN Rayon Ruteng di Reok.

Peristiwa na’as itu terjadi pada Kamis sore (28/04/22) sekitar pukul 15.45 Wita, di Masjid Nurul Barokah Kedindi, Kecamatan Reok.

Keluarga korban, Ali Akbar saat ditemui waktoentt.net mengatakan, kejadian bermula saat korban mengecat bangunan Masjid Nurul Barokah Kedindi untuk persiapan menyambut hari raya Idul Fitry.

“setelah sholat Azar, kami bekerja mengecat bangunan Masjid Nurul Barokah Kedindi untuk persiapan lebaran. Namun, saat sedang asik bekerja, tiba-tiba adik saya tergeletak, karena kesetrum arus listrik yang terpasang bebas di atas bubungan Masjid”,ungkapnya dengan nada sedih.

(Kabel listrik milik PT. PLN yang melewati bubungan Masjid Nurul Barokah, foto:Istimewa)

Melihat korban mendapat luka bakar serius, korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas Reok untuk mendapat pertolongan medis.

Pihak PLN Masa Bodoh

Akbar mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak PT. PLN Reo karena dinilai masa bodoh.

Dia mengatakan, sebelumnya sejumlah warga meminta pihak PT. PLN Reo untuk
merapikan kabel bertegangan tinggi yang melewati Masjid Nurul Barokah dan sejumlah rumah warga.

“kami pernah meminta pihak kantor PT. PLN Reo untuk datang dan meminta merapikan kabel-kabel yang terkesan bebas dipasang, bahkan ada beberapa kabel yang tidal memiliki tiang, digantung begitu saja dipohon”,katanya.

Namun sampai sekarang, lanjut dia, pihak PLN belum turun ke lapangan untuk mengecek kondisi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum mengklarifikasi kasus tersebut kepada pihak PT. PLN Rayon Ruteng.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.