Berita  

Gelar Rapat, Ini Pesan Camat Langke Rembong Untuk Para Lurah

WaktoeNTT.Net – Camat Langke Rembong, Yohanes Emiliano A. Ndahur, menggelar rapat bersama Lurah se-Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, di Aula Kantor Kecamatan Langke Rembong, Pada Senin(14/02/22).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Camat Langke Rembong yang didampingi oleh Sekretaris Camat Langke Rembong, Paulus Kasmuri Gani.

banner 728x90

Camat Langke Rembong dalam rapat tersebut, menyampaikan beberapa catatan penting, tentang peringatan akan potensi ancaman Covid-19 dan kegiatan kebersihan lingkungan baik lingkungan pemukiman maupun lingkungan kantor.

Selain itu juga perlu diperhatikan dan ditingkatkan peran serta tugas para Ketua RT untuk mengantisipasi dan mengawasi mobilitas manusia, kemitraan dan kolaborasi antara pemerintah dengan TP PKK sampai dengan kader dasawisma (Dawis), serta kepedulian akan keberadaan kaum disabilitas dalam wilayah kerja masing-masing.

Camat Emiliano  juga mengingatkan arti penting kehadiran pemerintah secara struktur sampai dengan tingkatan Kelurahan.

Pemerintah kata dia,harus sensitif dan tanggap terhadap berbagai hal yang terjadi di tengah masyarakat.

“saat ini, penting untuk menyampaikan imbauan tentang pentingnya protokol kesehatan untuk mengatisipasi penyebaran covid-19. Pemerintah juga harus menjadi motor dan motivator bagi gerakan kebersihan lingkungan baik yang dilaksanakan pada hari Jumat maupun pada hari Sabtu”,pungkasnya.

Dirinya juga meminta aparat pemerintah untuk senantiasa membuka mata dan telinga dalam mengamati mobilitas manusia di lingkungannya.

“kalau perlu setiap pelaku perjalanan diarahkan atau dikoordinasikan untuk langsung dilakukan rapid/pemriksaan kesehatan. Hal ini penting untuk mengantisipasi dan mendeteksi kemungkinan masuknya ancaman penyakit ke dalam wilayah kecamatan Langke Rembong”,katanya.

Menurut dia, pemerintah juga harus mampu merajut kerja sama dengan TP PKK termasuk kader dasa wismanya terutama dalam kegiatan pendataan penduduk, termasuk saudara-saudara kita kaum difabel.

“kita harus punya data kaum difabel, jumlahnya berapa, jenisnya apa, supaya intervensi penanganan maupun perlakuannya tepat”, pungkas alumnus Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) 2002 itu.

Dalam kesempatan ini, para Lurah/Plt Lurah/Sekretaris Lurah juga menyampaikan berbagai informasi terkait penanganan sampah maupun kegiatan Jumat dan Sabtu Bersih.

Pada intinya semua bersepakat untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan dengan berbagai masukkan konstruktif untuk meningkatkan upaya mewujudkan Kota Ruteng yang bersih.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.