Gali Potensi Diri Siswa, Sejumlah SMP Tingkat Kecamatan Satar Mese Gelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional

Marsi Ngera Selaku Ketua Panitia FLS2N/Foto : Istimewa

Manggarai,WaktoeNTT.Net – Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggrai menggelar perlombaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tahun 2022, bertajuk “Memuliakan Kearifan Lokal Menembus Dunia“. Kegiatan yang berlangsung di UPTD SMPN 12 Paka Satarmese tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Camat Satarmese Mikael Ojang S.E sebagai perwakilan pemerintah Kecamatan, kamis (04/08).

Marsi Ngera selaku ketua pantia perlombaan festival sekaligus kepala sekolah SMPN 12 Paka mengungkapkan, FLS2N  yang digelar merupakan hasil rapat bersama antar guru kepala sekolah se- Kecamatan Satarmese di dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga kabupaten Manggarai beberapa waktu lalu.

Selain itu, FLS2N merupakan program Nasional, yang mana dalam program ini siswa semaksimal mungkin untuk  mengeluarkan potensi dalam dirinya.

banner 728x90

”festival ini bentuk Kegiatan berbasis intelektual melalui minat dan bakat siswa. Maka peserta lomba semaksimal mungkin mengeluarkan potensi dalam diri, dan memanfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin sebab ini adalah ruang proses belajar yang baik” ujarnya.

“tujuan dari kegiatan ini menggali potensi siswa di Kecamatan Satarmese dalam bidang ekstra Kulikuler sehingga diharapakan siswa tidak hanya berkosentrasi pada bidang Akademik saja, tapi diluar itu juga harus kita gali, salah satu cara menggali potensi siswa dengan menyelenggarakan festival ini. Dan ini adalah program Nasional tentu saja kami patut taat dan saya kira ini program sangat baik dilaksanakan, sehingga kamipun turut serta ambil bagian untuk menyelenggarakan kegiatan ini” tambahnya lagi.

Marsi menjelaskan, festival ini diikuti oleh 11 Sekolah dari total 12 sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Satarmese. Adapun jenis perlombaan dalam festival dalah nyanyi solo dan Tari.

“Perlombaan dalam festival ini ada dua, yaitu nyanyi solo dan tari. Untuk tari berjumlah maksimal lima orang. Sementara, untuk peserta dalam festival ini semestinya diikuti oleh 12 sekolah, namun yang ikut hanya 11 sekolah” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam perlombaan ini peserta akan mendapat piagam penghargaan. Yang nantinya yang terbaik akan kirim ke tingkat Kabupaten.

“Tentunya Yang Juara satu sampai empat akan mendapat penghargaan. Sementara yang dikirim ke Kabupaten yang memperoleh peringkat satu”, tuturnya.

Karena itu dia berharap, FLS2N ini dijadikan sebagai program reguler dan diagendakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai untuk masuk dalam Kalender Pendidikan.

“Harapannya kegiatan ini masuk dalam kalender Pendidikan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai. Karena itu harapannya dijadikan Program Reguler sehingga ada waktu yang cukup untuk persiapan termasuk anggaran pendanaan sejak awal dan masuk di RKAS BOS”, ujarnya.

Marsipun menyampaikan terimakasih atas segala persiapan dan hingga pelaksanaan Festival ini berlangsung. Termasuk partisipasi dari seluruh Sekolah SMPN di Wilayah Satarmese.

“Sebagai ketua pelaksana, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik”, pungkasnya.

Sementara Kordinator Pendidikan wilayah Satarmese Fransiskus Jebau, menerangkan, FLS2N ini merupakan ajang menggali potensi bakat dan skil siswa. Menurutnya di wilayah SMP Satarmese, banyak siswa memiliki potensi luar biasa dalam bidang seni. Karena itu, ajang Festival ini adalah media sebagai saluran bakat.

“Festival ini diadakan pertama kali setelah Pandemi Covid 19. Dan ini sangat luar biasa. Ajang ini tentunya dalam rangka menggali minta bakat anak siswa secara berjenjang. Disini banyak punya potensi luar biasa, karena itu festival dan lomba seni siswa Nasional ini media yang menunjukan kemampuan di bidang seni. Harapannya setelah tingkat perlombaan di kecamatan bisa tampil di Kabupaten dan seterunya” ungkapnya.

Adapun juri dalam FLS2N  ini adalah Febri Wiko, (Guru SMA 2 Langka Rembong), Ano Andal (Guru SMAK St. Maria Iteng), dan Bapa Tedi Ohar (Pensiunan Guru SD),

Turut hadir dalam kegiatan ini, dihadiri oleh Kordinator Pendidikan wilayah Satarmese Fransiskus Jebau S.Pd dan Sejumlah Kepala Sekolah, perwakilan Bapak/Ibu guru pendamping, serta puluhan siswa didik yang ikut serta dalam perlombaan.

banner 728x90