Bupati Hery Launching Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun di Kabupaten Manggarai

WaktoeNTT.Net – Di tandai dengan pemukulan gong, Bupati Manggarai, Herybertus G. L Nabit, secara resmi melaunching kegiatan Vaksinasi Anak Usia 6 s.d 11 Tahun tingkat Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bertempat di SDK Ka Redong Kecamatan Langke Rembong, pada Rabu (26/01/22).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Sekertaris Daerah Manggarai ,Fansy A. Jahang, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai , Bayu Sugiri, Kepala Pengadilan Negeri Manggarai, Charni Wati Ratu Mana, Plt. Kadis Kesehatan, Nobertus Burhanus, Utusan Polres Manggarai, Utusan Kodim 1612, serta unsur Forkopimda Kabupaten Manggarai.

Plt. Kadis Kesehatan, Nobertus Burhanus dalam laporannya, menjelaskan sasaran vaksinasi Covid 19 Kabupaten Manggarai menurut data Kemenkes sebanyak 221.211 orang dengan sasaran Tenaga kesehatan 2.131 orang,petugas publik 24.169 orang, Remaja 36.910 orang, masyarakat umum 138.247 orang, lansia 19.745 orang, anak-anak 6 s.d 11 tahun 38.640 orang.

Untuk realisasi vaksin dosis I antara lain tenaga kesehatan 3.012 orang/141,34%, Petugas publik 19.921 orang/82,45%, remaja 31.852 orang/86,38%, masyarakat umum 101.221 orang/73,21%, lansia 11.664/58,03%.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk jumlah anak usia 6 s.d 11 tahun berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai sebanyak 43.908 orang, sedangkan jumlah siswa yang mengikuti vaksinasi di SDK Ka Redong sebanyak 250 siswa dari total 493 orang.

Adapun jenis vaksin yang di gunakan untuk anak usia 6 s.d 11 tahun adalah jenis Sinovax.

Bupati Hery dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan staf pengajar di SDK Ka Redong, karena sudah menyediakan tempat dan mengusahakan tersenggaranya kegiatan launching vaksinasi bagi anak usia 6 s.d 11 tahun.

Kepada para guru, Bupati Hery meminta, agar guru-guru mengingatkan kepada orang tua para siswa agar segera di vaksin.

” menjadi tugas guru ,khususnya anak-anak untuk cek orang tua masing-masing, apakah sudah di vaksin atau belum, sebab biarpun anak-anak sudah di vaksin sementara orang tuanya belum, tidak ada gunanya”,Ungkap Bupati Hery.

Bupati Hery juga menegaskan, Kendati sudah di vaksin, protokol kesehatan tetap di jalankan.

“tidak berarti karena sudah di vaksin, prokes tidak berjalan, saya berharap agar prokes di sekolah tetap berjalan seperti sebelum adanya proses vaksinasi, dan setiap sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan,sabun dll “,Tegas Bupati Hery.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.