Bupati Hery : Kita Jangan Anti Kritik

WaktoeNTT.Net – Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis(Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kepala Desa Se-Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2022, yang di Aula Rumah Retret Maria Bunda Karmel, Wae Lengkas, Ruteng, Rabu (02/02/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Hery mengatakan bahwa, kegiatan Bimtek ini sebagai salah satu wahana atau cara untuk menyatukan persepsi, menyatukan pandangan mengenai Manggarai ini.

banner 728x90

“Saya selaku Pemerintah Kabupaten Manggarai hanya bisa melihat Manggarai secara umum saja. Kalau pun kami bisa melihat bagian yang kecil tetapi tidak secara terperinci, itu harus dilakukan oleh bapak ibu kepala desa,” ungkapnya.

Bupaty Hery juga menambahkan, kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 2 – 4 Februari 2022 ini jangan dianggap enteng, kegiatan ini untuk menyatukan bagaimana penglihatan Pemerintah Kabupaten Manggarai, dengan seluruh aturan-aturannya, dan itu dipadukan dengan apa yang bapak ibu kepala desa lihat, rasakan, dan alami, sehingga segala pihak bisa melangkah maju.

“Bupati boleh omong besar, tetapi kalau tidak terwujud di tingkat desa tidak ada gunanya. Maka hari ini kita duduk bersama supaya terwujud, kalau sudah duduk sama-sama begini setelah ini ada keluar aturan yang baru. Itu yang bapak/ibu jalankan. Saya percaya bahwa pembangunan kita akan berjalan lebih baik, lebih berkualitas. Sehingga dengan adanya Bimtek ini dapat membuat Manggarai menuju Kabupaten yang maju, adil dan berdaya saing ,” imbuhnya

Pada kesempatan itu pula Bupati Hery meminta untuk setiap Kepala Desa se-Kabupaten Manggarai menerima segala kritik yang membangun atau kritik yang positif, dan abaikan kritik yang menghambat kinerja.

“Kita jangan anti kritik, kalau memang masyarakat punya kritik itu benar, maka kita harus lakukan itu sesuai kritikan mereka. Karena banyak kritik yang bermanfaat, ada banyak kritik yang baik dan ada banyak kritik yang berguna untuk memperbaiki kita, karena tidak semua kritik itu karena sentimen. Tapi yang paling penting adalah kerja sama Pemerintah Kabupaten Manggarai dengan Pemerintah desa untuk membangun Manggarai ini ,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Yosep Jehalut, mengatakan, kegiatan bimtek ini untuk menambah wawasan para Kepala Desa dalam bidang managemen pembangunan desa, penyelenggaraan pembangunan desa dan pengelolaan Dana Desa.

“Kegiatan Bimtek ini agar para Kades di Manggarai dapat mengerti dan paham betul tentang managemen desa hingga pengelolaan dana desa,” terang Yosep Jehalut.

Menurut Kepala Dinas PMD, Bimtek terakhir dilakukan pada tahun 2018, banyak perubahan regulasi dan yang terpenting adalah sosialisasi kepada para kepala desa yang baru. Kita ketahui ada 94 desa yang baru mengikuti Pilkades, sehingga perlu adanya kegiatan Bimtek hari ini.

“Ada 94 desa yang baru mengikuti Pilkades kemarin, dari 94 desa itu 85 persen kepala desa yang baru dan 15 persennya petahana, maka dari itu penting melakukan Bimtek dalam rangka meningkatkan wawasan atau pun pemahaman dari teman-teman kepala desa ,” tutup Yosep.

Turut hadir dalam pembukaan Bimtek ini para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala DPMD, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perhubungan, Inspektur Daerah, Bagian Umum, Bagian Prokopim, dan Ketua dan Wakil TP PKK Kabupaten Manggarai.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.