Buntut Kenaikan TNT, Asosiasi dan Pelaku Wisata Labuan Bajo Hentikan Jasa Pariwisata Selama Agustus

Mangggarai,WaktoeNTT.Net – Buntut kenaikan Tiket Nasional Komodo (TNT), sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Asosiasi Pariwisata dan Pelaku Pariwisata Labuan Bajo menghentikan semua jenis pelayanan pasiwisata di seluruh destinasi wisata Labuan Bajo, khususnya di Kepulauan  Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Hal itu di tandai dengan penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU) lintas Asosiasi Pelaku Pariwisata dan Individu pelaku wisata Labuan Bajo, bertempat di Restoran Sukarasa, Gg. Pengadilan,  pada  Sabtu (30/07).

Adapun isi  nota kesepakatan yang ditandatangi  oleh 24 para pelaku wisata Labuan Bajo,yaitu :

banner 728x90

We, Associations of tourism service providers and tourism actor in Labuan Bajo-West Manggarai Regency, agreed on a joint decision as a form of action against the authoritarian policy of the central government and provincial government of East Nusa Tenggara related to the implementation of increasing entrance fee (membership fee system) for Komodo and Padar island and surrounding marine area of Komodo National Park which will be enforced starting from August Ist, 2022, we agree to Stop all types of tourism services and tourism activities within the islands of the National Park, Labuan Bajo and in all tourism destinations in West Manggarai starting from August 1″ to 318 Ausgust 2022 as a form of protest and our rejection to the policy by the East Nusa Tenggara Provincial Government.

Kami asosiasi penyadia jasa pariwisata di Labuan Bajo dan setiap Pelaku Pariwsata Kabupaten Manggarai Barat, menyepakati sebuah keputusan bersama sebagai bentuk aksi terhadap kebijakan otoriter dari pemerintah pusat terkait kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo yang  diberlakukan 1 Aguslus 2022 maka, kami bersepakat untuk menghentikan semua jenis pelayanan jasa Pariwisata di kepulauan Teman Nasional dan di seluruh destinasi pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat mulai langgal O1 Agustus-31 Agustus 2022, sebagai bentuk aksi protes dan penolakan kami terhadap kebijakan kenaikan harga tarif masuk Taman Nasional Komodo oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.”

Realizing the conseguences of the policy of increasing entrance fees for Komodo National Park which will be fully monopolized by PT. FLOBAMOR, causing poverty for all tourism actors as well as the people of West Manggarai Regency and the Indonesian people in general, we are fully aware and without coercion from any party in agreeing on a commitment to stop all tourism service activities in the West Manggarai regency which will start on August 01 — August 31, 2022.

Menyadari konsekuensi dari kebijakan kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo yang dimonopoli oleh PT FLOBAMOR sehingga menyebabkan kemiskinan seluruh pelaku pariwisata serta masyarakat kabupaten Manggarai Barat. Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa ‘paksaan dari pihak manapun dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua aktivitas pelayan jasa pariwisata di kabupeten Manggara Barat yang akan dimulai pada langgal 01 Agustus – 31 Agustus 2022

On the basis of deliberation and consensus, as of today (30/07/2022), we are submissive and obedient and ready to accept all the conseguences that have been agreed upon. If there are individual tourism actors or companies that violate this joint commitment, they will be given sanctions and conseguences, to Tourist Boat Owners, Land Transportation Service Provider Owners, Restaurant Owners, Hotel Owners, Photographers, Tour Guides, Culinary Business Actors will be given Strict sanctions if there are parties who violate.

atas dasar musyawarah mufakat pertanggal hari ini, kami tunduk dan patuh serta siap menerima segala konsekuensi yang telah di sepakati. Apabila ada dari pelaku wisata perorangan msupun perusahaan yang melanggar komitmen bersama ini akan menerima sanksi  dan konsekuensi, diantaranya :
  • Pemilik kapal wisata, penyedia jasa transportasi darat, pemilik restoran, pemilik hotel, fotografer, guide, pelaku usaha kuliner akan diberi sanksi tegas apabila melanggar”

To guaranty the law enforcement of this agreement, we, all associations & tourism services agree to make this agreement, with the following terms and conditions:

  • Duration of the agreement This agreement is effective since the signing of this agreement and accepted by all tourism service associations & all tourism individuals starting from August 1″’31” 2022.
  • Penalty If within a certain period of time, there are tourism associations, tourism service providers, and tourism actors violates this agreement, they will be given – sanctioned and their (office) facilities will be burned down.
Bahwa menjamin kepastian hokum dan perjanjian ini, kami seluruh asosiasi dan lapisan pelayan pariwisata sepakat untuk membuat perjanjian dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut :
  • Perjanjian ini berlaku efektif sejak tanggal 01 Agustus sampai 31 Agustus 2022.
  • Jika dalam jangka waktu yang sudah di tentukan dilanggar oleh asosiasi dan pelaku pariwisata Labuan bajo maka bersedia untuk dibakar apapun bentuk fasilitasnya
banner 728x90