Buka Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan, Bupati Hery : Perencanaan Pembangunan Harus Melalui Jalur Partisipasi

WaktoeNTT.Net – Dengan menerapkan Protokol kesehatan yang ketat, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tingkat Kecamatan Ruteng, Selasa (15/3), bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ruteng.

Musrenbang RKPD Tahap II ini digelar secara serempak di 5 Kecamatan lainnya. Salah satunya di Kecamatan Satarmese Barat yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, S.H. Sedangkan 4 kecamatan yang menggelar kegiatan yang sama antara lain Kecamatan Rahong Utara, Kecamatan Lelak, Kecamatan Wae Ri’i, dan Kecamatan Satarmese Utara.

banner 728x90

Dalam sambutannya, Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbangcam sangat penting dalam proses pembangunan. Perencanaan yang baik dan melibatkan banyak pihak akan membawa keberhasilan pembangunan. Kegagalan perencanaan berujung pada kegagalan pembangunan.

“Kita berusaha supaya jalur-jalur partisipasi seperti inilah yang mendominasi kita punya kegiatan nantinya. Jangan sampai yang mendominasi adalah jalur-jalur yang tidak diketahui publik,” tuturnya.

Oleh karena itu Bupati Hery Nabit berharap agar perencanaan pembangunan tahun mendatang harus melalui jalur partisipasi.

“Jalur partisipasi inilah yang menghimpun semua orang karena usulannya semua orang tahu,” tuturnya.

Lebih jauh Bupati Hery Nabit mengatakan bahwa Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Manggarai adalah untuk mewujudkan Manggarai yang Maju, Adil, dan Berdaya Saing. Pembangunan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

(Peserta Musrenbangcam,Foto : Prokopim Manggarai)

Oleh karena itu, program dan kegiatan yang diusulkan harus memenuhi kriteria-kriteria yang sejalan dengan Visi dan Misi Kabupaten Manggarai.

“Program dan kegiatan pemerintah diarahkan pada kemajuan, diarahkan pada keadilan, dan diarahkan pada peningkatan daya saing. Kalau tiga itu tidak masuk dalam kriteria, coret itu kegiatan. Tidak perlu,” tutur Bupati Hery Nabit.

Khusus untuk wilayah Kecamatan Ruteng, Bupati Hery Nabit menyampaikan bahwa fokus penanganan tahun ini adalah perbaikan infrastruktur jalan dalam wilayah Ibukota Kecamatan dan jalur tengah Cancar menuju Golo Welu. Selain infrastruktur, fokus pembangunan juga pada ketersediaan air minum bersih, dan ketersediaan meteran listrik.

Terkait penanganan kaum difabel, Bupati Hery Nabit berharap agar Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa agar menjalin kerjasama dengan Pusat Rehabilitasi Kaum Difabel dan Kusta St. Damian Cancar.

Camat Ruteng, Yohanes Jebatu, S. Sos, dalam laporannya mengatakan bahwa jumlah usulan dari Desa/Kelurahan sebanyak 124 kegiatan dan skala prioritas Desa/Kelurahan sejumlah 45 kegiatan. Secara umum, usulan yang disampaikan berfokus pada kegiatan seperti perbaikan dan peningkatan kapasitas jalan, irigasi, dan drainase, usulan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan usulan untuk Kaum Difabel.

Selain pembukaan Musrenbangcam, pada kesempatan itu Bupati Hery Nabit juga menyerahkan secara simbolis 719 Kartu BPJS yang bersumber dari APBD II kepada masyarakat penerima di wilayah Kecamatan Ruteng serta menyerahkan Piagam Anugerah Desa Wisata Indonesia untuk Desa Meler yang diterima oleh Kepala Desa Meler.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah, Unsur Forkopimcam, Kepala Cabang Bank NTT, TP. PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas Cancar, Suster Kepala Pusat Rehabilitasi Kaum Difabel dan Kusta St. Damian Cancar, Para Kepala Desa dan Kepala BPD se-Kecamatan Ruteng, Fasilitator Program TEKAD, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.