Beredar Video Ledakan yang Sempat Viral, Berikut Penjelasan Polres Mabar

Labuan Bajo,WaktoeNTT.Net – Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto, S.I.K., M.Si. mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dan terprovokasi dengan viralnya video di medsos tersebut.

Pasalnya, video berdurasi 2 menit 32 detik tersebut sempat menggegerkan dunia  jagat maya.

banner 728x90

Ledakan tersebut terjadi di salah satu tempat usaha milik warga,pada Sabtu( 22/01/22), Pukul 19.25 Wita dan terekam camera CCTV milik Toko Alfamart di Gang Pengadilan, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Felli Hermanto, saat di konfirmasi menjelaskan, pihaknya telah mengambil keterangan sejumlah pihak maupun masyarakat di sekitar lokasi terkait kronologi kejadian tersebut dan di duga ledakan terjadi karena adanya kebocoran pada tabung minyak tanah.

Peristiwa ledakan tersebut mengakibatkan 4 (empat) orang mengalami luka bakar, salah satunya anak dibawah lima tahun (Balita).

“Adapun identitas korban ledakan antara lain Supriyadi (32) asal Bogor, Jawa Barat, Sutiono (43) asal Prijek, Jawa Timur dan Mohammad Alimin (35) asal Kompleks PDAM, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, NTT. Sedangkan salah satu korban Muhammad Farzan Al Fatih (3) yang merupakan anak dari saudara Muhammad Alimin,”jelas Kapolres Mabar.

Salah seorang korban atas nama Sutiono (43), saat di konfirmasi menjelaskan, bahwa  dirinya sedang bekerja di Warung Djanoko tepat di sebelah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban melihat adanya kobaran api di tanah.

Korban  berinisiatif untuk membantu mematikan api pada tabung minyak tanah, serta mencari sumber api tersebut, namun saat korban hendak mengecek sumber api, tiba–tiba dalam waktu yang bersamaan tabung minyak tanah yang di gunakan untuk menggoreng dagangan gorengan meledak.

“Pada saat ledakan tabung minyak tanah, saya bersama 3 (tiga) orang lainnya, salah satunya merupakan anak dibawah lima tahun (Balita) menjadi korban kebakaran,” ungkapnya.

“Pasca kejadian tersebut, dirinya bersama tiga orang lainnya langsung dilarikan oleh pihak keluarga ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Akibat dari kejadian tersebut, korban  atas nama Supriyadi (32),Sutiono (43) ,Mohamad Alimin (35) dan Farzan Al Fatih (3) mengalami luka di sekujur tubuh.

Berkaitan dengan peristiwa tersebut, Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto, S.I.K., M.Si. mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dan terprovokasi dengan viralnya video di medsos tersebut.

“Saya mengimbau agar masyarakat Kabupaten Mabar terlebih khusus warga Kota Labuan Bajo agar tidak perlu takut dan terprovokasi, tetap melakukan aktifitas seperti biasanya. Kami jamin wilayah hukum Polres Mabar tetap aman dan kondusif,” pungkas AKBP Felli Hermanto.

“Selain itu, untuk para pemilik warung, cafe maupun restoran agar selalu memperhatikan peralatan yang digunakan untuk memasak sehingga tidak terulang kembali kejadian seperti ini,” tutupnya.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.