๐—ช๐—ฎ๐—ฏ๐˜‚๐—ฝ ๐—›๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐—ก๐—ด๐—ฎ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ถ๐—ธ ๐Ÿฎ๐Ÿด๐Ÿฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐—™๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ถ๐˜€io๐—ป๐—ฎ๐—น

WaktoeNTT.Net – Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, melantik dan mengambil sumpah 282 pejabat hasil penyetaraan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Tahun 2021.

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, di Aula MCC, pada Jumat (31/12/21).

banner 728x90

Dalam sambutannya, Wabup Heri menjelaskan bahwa jabatan fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.

Dikatakan, penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden RI pada Sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia 20 Oktober 2019, disampaikan perlunya melakukan Penyederhanaan birokrasi pada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Arahan tersebut ditindaklanjuti melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi Ke dalam Jabatan Fungsional.

Penyedehanaan Birokrasi juga merupakan salah satu dari lima (5) prioritas kerja presiden tahun 2019-2024.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dalam Jabatan Fungsional hasil penyetaraan jabatan dilaksanakan berdasarkan surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri Nomor 800/8776/OTDA Tanggal 30 Desember Tahun 2021 tentang Persetujuan Penyetaraan Jabatan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai.

Selain itu juga berdasarkan Surat Keputusan Bupati Manggarai Nomor : HK /389/2021 tentang Pengangkatan dan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Ke Dalam Jabatan Fungsional melalui Penyetaraan.

“Tujuan penyederhanaan birokrasi adalah menciptakan birokrasi yang dinamis dan agile, mewujudkan profesionalitas ASN, mempercepat pengambilan keputusan melalui disposisi/komunikasi yang lebih fleksibel dan mendorong efektivitas dan efisiensi kinerja serta menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan efisien dalam pelayanan publik,” katanya.

Wabup Heri juga minta kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut;

Pertama, perlu disadari bahwa perubahan itu pasti terjadi. Perubahan itu bisa berupa perubahan organisasi, perubahan tatalaksana maupun perubahan lainnya.

“Karena itu, teruslah belajar meningkatkan kompetensi diri agar bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada,” katanya.

Kedua, penyesuaian sistem kerja dari jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional akan disesuaikan sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi.

Ketiga, besaran tunjangan diberikan sesuai dengan besaran tunjangan jabatan sebelumnya sambil menunggu peraturan terbaru tentang besaran tunjangan dari masing-masing jabatan fungsional.

Keempat, tetap optimis bahwa penyetaraan jabatan ini akan ada percepatan kebijakan secara nasional mengenai penyelarasan penghasilan dan sistem kerja yang baru sehingga penyetaraan jabatan berdampak positif bagi pengembangan karier saudarasaudari ke depan.

“Akhirnya, sekali lagi saya ucapkan profisiat dan selamat menempati jabatan baru. Saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudari akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Turut hadur dalam kegiatan itu, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A.; Sekda Manggarai, para pimpinan perangkat daerah, saksi Rohaniwan, saksi PNS, dan undangan lainnya.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.